berita

PELETAKAN BATU PERTAMA GEDUNG PEMBELAJARAN TERPADU MAN 4 JOMBANG & ASRAMA MANPK JOMBANG


Minggu, 4 Agustus 2019, Direktur Kurikulum Sarana Prasarana Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah Kemenag RI melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan gedung pembelajaran terpadu MAN 4 Jombang dan asrama terpadu MANPK Jombang. Seluruh siswa-siswi MAN 4 Jombang antusias dan khidmad menyambut kedatangan Dr. H.  A. Umar, MA di kampus pusat MAN 4 Jombang dengan lantunan Thola’al Badru dan pertunjukan ekskul Tari Saman oleh siswi-siswi MANPK.

kesan saya terhadap madrasah ini salah satunya adalah semakin meningkatnya minat masyarakat yang antusias menyekolahkan putra-putrinya di MAN 4 Jombang. Selain itu, prestasi akademik dan non akademik (ekskul) juga menjadi penunjang tersedianya layanan Pendidikan yang bagus, tutur pria yang juga lulusan Madrasah Ibtidaiyyah hingga Madrasah Aliyah ini.

Saat wawancara ekskulusif oleh tim Jurnalis dari Ekskul Jurnalistik MAN 4 Jombang, Ia juga menambahkan bahwa dengan dibangunnya gedung-gedung MAN 4 Jombang merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan Pendidikan. Tentu, harus diikuti dengan peningkatan kompetensi para pendidik dalam memberikan pembelajaran yang terbaik kepada peserta didik.

menjadi guru itu tidak boleh ngersulo dan sambat, guru harus berupaya memberikan layanan pendidikan yang diiringi keikhlasan. Karena dengan ikhlas dalam menjalankan tugas, akan menjadi ladang ibadah untuk kita nanti di akhirat. Tentu, ikhlas saja tidak cukup, di era modern saat ini guru juga wajib update dengan perkembangan-pekembangan yang terjadi di sekitar masyarakat. Termasuk berinovasi dalam menyusun dan menerapkan strategi pembelajaran yang mampu meningkatkan minat dan kompetensi akademik siswa dalam belajar, tegasnya saat memberikan pembekalan kepada para guru di aula MAN 4 Jombang.

Usai pembekalan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama di area pembangunan gedung sebelah Barat MAN 4 Jombang. Turut hadir Kepala MAN 4 Jombang, Kepala Kan.Kemenag Jombang, kepala Lembaga unit Pendidikan di Mamba’ul Ma’arif Denanyar beserta para pengasuh Yayasan Mamba’ul Ma’arif Denanyar yang memberikan doa atas akan dibangunnya beberapa gedung di MAN 4 Jombang.

Pembangunan Gedung pembelajaran terpadu MAN 4 Jombang dan Asrama MANPK Jombang ini tidak terlepas dari bantuan SBSN dari pemerintah dengan biaya sekitar lebih dari 9 Milyar. Dalam proses pengerjaannya, kami bekerjasama dengan PT. Cipta Prima Selaras yang rencananya pembangunan ditargetkan selesai pada bulan Desember 2019. Dengan adanya pembangunan gedung-gedung tersebut, MAN 4 Jombang berupaya memberikan layanan pendidikan yang terbaik kepada peserta didik, termasuk juga meningkatkan kualitas pembelajaran melalui kompetensi para guru”, tegas Kepala MAN 4 Jombang, H. Syamsul Ma’arif, S.Pd., M.Pd saat sambutan acara.

Drs. H. Taufiq Abdul Djalil, MM selaku Ka.Kan.Kemenag Jombang menjelaskan bahwa dirinya pernah menjadi bagian penting di MAN 4 Jombang. “Saya pertama kali diangkat CPNS Guru Matematika ditugaskan di MAN 4 Jombang yang sebelumnya bernama MAN Denanyar. Sebelum bertugas, saya awali dengan ziarah ke Makam Mbah KH. Bisri Syansuri terlebih dahulu kemudian saya sowan menghadap KH. Shohib Bisri yang saat itu menjadi Pengasuh Yayasan Mamba’ul Ma’arif Denanyar. Baru beberapa hari kemudian saya diberi amanah oleh beliau sebagai wakil kepala Humas, saat itu saya juga masih diamanati sebagai ketua Pimpinan Cabang IPNU Kabupaten Jombang”, ungkap penjelasannya di hadapan para tamu undangan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Mamba’ul Ma’arif Hj. Muflihah Shohib juga menyampaikan harapannya terkait dengan pembangunan gedung pembelajaran Terpadu. “Tahun ini, pada saat pendaftaran siswa baru, MAN 4 Jombang tidak menerima 170 calon peserta didik baru karena alasan keterbatasan lokal kelas. Dengan diawalinya pembangunan ini, saya berharap tahun depan kami tidak akan menolak calon  pesrta didik baru lagi. Sebagaimana pesan KH. Bisri Syansuri agar Lembaga Pendidikan di Mamba’ul Ma’arif ini dapat memberikan manfaat dan barokah bagi masyarakat, terutama masyarakat sekitar desa Denanyar. Kami juga terus berusaha untuk meningkatkan kualitas guru agar dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Yayasan Mamba’ul Ma’arif serta meningkatkan daya saing kita ke ranah internasional” Tuturnya.

Sebelum prosesi peletakan batu pertama, dalam sambutannya Direktur KSKK Kemenag RI menegaskan bahwa pembangunan MANPK dan MAN IC seluruhnya di Indonesia ditargetkan selesai pada tahun 2021. Upaya ini terus dilakukan Kementerian Agama RI agar lulusan dan alumni MANPK secara progresif dapat mengukir prestasi emas tidak hanya tingkat nasional, tetapi sampai ke tingkat internasional, termasuk dilakukannya pembangunan gedung dan peningkatan layanan Pendidikan.

Aliya dan Ilal (XII PK 2)


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *